Pengertian guru adalah orang dewasa yang secara
sadar bertanggung jawab dalam mendidik, mengajar dan membimbing peserta didik.
Orang yang disebut guru adalah orang yang memiliki kemampuan merancang program
pembelajaran serta mampu menata dan mengelola kelas agar peserta didik dapat
belajar dan pada akhirnya dapat mencapai tingkat kedewasaan sebagai tujuan
akhir dari proses pendidikan. Sebelum
memperbaiki pendidikan lebih layaknya kita untuk memperbaiki diri kita terlebih
dahulu. Pribadi kita sebagai calon guru harus mempunyai pribadi yang bisa
dicontoh. Itulah yang menjadi bagian terpenting dari seorang guru, yaitu
teladan yang baik. Karena guru adalah seorang yang akan memberi banyak nasehat
tidak hanya pada muruidnya tapi semua orang. Satu tindakan akan lebih baik
daripada seribu nasihat. Jangan sampai kelakuan baik kita hanya terlihat di depan
anak didik kita, sedangkan di belakang melakukan hal-hal yang tidak selayaknya
seorang guru. Maka dari itu peran guru tidak semudah yang dibayangkan perlu
komitmen kuat. Peran guru sangat krusial dalam kaitanya pembentukan generasi
penerus bangsa. Ditengah gempuran arus globalisasi yang banyak membawa pengaruh
negatif. Problem lain muncul ketika pendidikan yang ditempuh tidak membuat
anak-anak menjadi dewasa dan segala permasalahan sosial, disini lah peran guru
sangat dibutuhkan.
Kembali ke permasalahan tadi, bagaimana
pendidikan di Indonesia tidak mampu membuat anak menjadi dewasa. Menurut saya itulah
yang menjadi pokok bahasan permasalahan pendidikan sekarang. Hal itu ditandai
dengan masih banyaknya anak yang belum mengerti akan tanggung jawabnya. Jika
kita belajar dari umat terdahulu yaitu seorang Muhammad Al-Fatih sang pembebas
konstantinopel, beliau menjadi pemimpin pasukan perang umat Islam melawan
pasukan Salib di usia yang masih belia. Kemudian ilmuwan-ilmuwan muslim seperti
Ibnu Rus sudah mempunyai karya di usia yang masih belia juga. Artinya
pendidikan kala itu bisa menjadikan anak matang atau dewasa pada waktunya. Maka
dari itu dengan bekal agama, kita sebagai calon guru agama bisa menerapkan
nilai-nilai Islam yang benar dalam pendidikan. Sehingga bisa mencapai tujuan
pendidikan, yaitu kedewasaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar