Jumat, 29 April 2016

Review buku tentang "Muhammad"

REVIEW BUKU


Judul Buku :    MUHAMMAD
Penulis :           Martin Lings (Abu Bakr Siraj al-Din)
ISBN :             978-979-024-577-8
Penerbit :         PT SERAMBI ILMU SEMESTA
Editor:             Qomarrudin SF (Penerjemah)
Terbit :             Zulqoidah 1436/September 2015 M
Tebal :             680 halaman






Kini banyak orang berpindah agama bukan karena motif-motif spiritual; dan hal ini terjadi tak lama sebelum turunnya ayat berikut:
قَالَتِ ٱلۡأَعۡرَابُ ءَامَنَّا‌ۖ قُل لَّمۡ تُؤۡمِنُواْ وَلَـٰكِن قُولُوٓاْ أَسۡلَمۡنَا وَلَمَّا يَدۡخُلِ ٱلۡإِيمَـٰنُ فِى قُلُوبِكُمۡ‌ۖ وَإِن تُطِيعُواْ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُ ۥ لَا يَلِتۡكُم مِّنۡ أَعۡمَـٰلِكُمۡ شَيۡـًٔا‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ۬ رَّحِيمٌ 
Orang-orang Arab Badwi itu berkata: "Kami telah beriman". Katakanlah [kepada mereka]: "Kamu belum beriman, tetapi katakanlah: "Kami telah tunduk", karena iman itu belum masuk ke dalam hatimu dan jika kamu ta’at kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tiada akan mengurangi sedikitpun [pahala] amalanmu; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha

Review film tentang "Surga yang tak Dirindu"

Film  yang dibintangi oleh Fedi Nuril dan Laudya Cynthia Bella  ini diangkat dari novel dengan judul yang sama yang rilis  tahu 2015. Sebenarnya  novel ini bukan novel yang  baru, semacam repackage dari novel  yang berjudul  Istana Kedua yang terbit tahun 2007.
 Film ini menceritakan  Pras  (Fedi Nuril) mahasiswa tingkat akhir  yang  jatuh cinta pada  pandangan pertama  saat bertemu  dengan  Arini  (Laudya Cynthia  Bella). Saat itu Arini sedang mendongeng untuk anak-anak dengan boneka tangannya.  Saat itu keduanya bertemu secara tidak sengaja karena  Pras datang untuk  mengantar seorang anak yang mengalami kecelakaan kecil ke tempat  Arini.


Peran Mahasiswa PAI UMY Untuk Memperbaiki Pendidikan Indonesia

Pengertian guru adalah orang dewasa yang secara sadar bertanggung jawab dalam mendidik, mengajar dan membimbing peserta didik. Orang yang disebut guru adalah orang yang memiliki kemampuan merancang program pembelajaran serta mampu menata dan mengelola kelas agar peserta didik dapat belajar dan pada akhirnya dapat mencapai tingkat kedewasaan sebagai tujuan akhir dari proses pendidikan. Sebelum memperbaiki pendidikan lebih layaknya kita untuk memperbaiki diri kita terlebih dahulu. Pribadi kita sebagai calon guru harus mempunyai pribadi yang bisa dicontoh. Itulah yang menjadi bagian terpenting dari seorang guru, yaitu teladan yang baik. Karena guru adalah seorang yang akan memberi banyak nasehat tidak hanya pada muruidnya tapi semua orang. Satu tindakan akan lebih baik daripada seribu nasihat. Jangan sampai kelakuan baik kita hanya terlihat di depan anak didik kita, sedangkan di belakang melakukan hal-hal yang tidak selayaknya seorang guru. Maka dari itu peran guru tidak semudah yang dibayangkan perlu komitmen kuat. Peran guru sangat krusial dalam kaitanya pembentukan generasi penerus bangsa. Ditengah gempuran arus globalisasi yang banyak membawa pengaruh negatif. Problem lain muncul ketika pendidikan yang ditempuh tidak membuat anak-anak menjadi dewasa dan segala permasalahan sosial, disini lah peran guru sangat dibutuhkan.

Pengaruh Tayangan Televisi Terhadap Perkembangan Anak



Pada dasarnya anak terlahir dalam keadaan suci, belum terpengaruh apa-apa. Tergantung orang tuanya yang akan membentuk anaknya menjadi seperti apa. Anak akan meniru apa yang dilihatnya, tanpa menyeleksi mana yang benar dan mana yang salah. Tentu tidak mudah membimbing anak untuk menjadi baik dengan kondisi zaman yang semakin modern. Zaman modern sekarang ini ibarat dua mata sisi mata uang, sisi lain menguntungkan karena informasi dapat diakses dengan cepat. Namun disisi lain sangat mempengaruhi moral anak. Salah satu pengaruh yang kuat yaitu media, baik cetak maupun elektronik. Kuat kaitanya dengan hiburan-hiburan anak yang semakin hari tidak mendidik dan tidak patut menjadi teladan. Seperti kita lihat tayangan telivisi yang hanya mementingkan sisi marketing saja tanpa ada nilai edukasi. Tentu pihak sang anak sangat dirugikan dalam masalah ini. Apa yang mereka lihat di televisi dan dianggap “keren” pasti akan mereka tiru. Kepribadian anak pun akan cenderung mengikuti idolanya. Padahal publick figur yang muncul di televisi adalah orang-orang yang bisa dikatakan tidak layak untuk dicontoh. Walaupun ada beberapa yang baik tentu hal itu hanya untuk kepentingan pemasaran saja. Sosok teladan yang sebenarnya

Tulisan Gak Penting

Untuk yang tak pernah nyaman
yang tak pernah berhenti mencari
Untuk siapa yang bertujuan untuk
tersesat

mengikuti kemana hati ingin pergi
Untuk yang malu untuk malu
Berusaha sama agar berbeda
Untuk yang takut, takutlah pada
penyesalan
Untuk sang pelopor dan sang